Surabaya, BIG.com
Kantor Bank Jawa Timur (Jatim) di Jalan Basuki Rachmad, Surabaya, didemo warga pada Rabu (2/9/2026) siang. Mereka membentangkan spanduk besar bertuliskan ‘’Skandal Korupsi Bank Jatim Rp595 Miliar TA 2024-2025 Dana Rakyat Dibobol & Dimanipulasi’’.

UNJUK RASA – Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan ‘’Skandal Korupsi Bank Jatim Rp595 miliar TA 2024-2025, Dana Rakyat Dibobol dan Dimanipulasi’’, agar kasusnya diusut dan dibawa ke meja hijau.
(BIG.com/ist)
Spanduk yang dibawa pengunjuk rasa yang jumlahnya puluhan itu, selain membentanagkan tulisan, juga menampilkan 14 foto pejabat bank tersebut. Saat menjabat, mereka mengkorupsi dan memanipulasi dana rakyat, sehingga harus bertanggung jawab.
Unjuk rasa dilakukan di depan Kantor Bank Jatim di Jalan Basuki Rachmad Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB dan selesai satu jam kemudian. Selain berorasi, pengunjuk rasa menyampaikan kekecewaan dengan membakar ban agar skandal mega korupsi itu cepat diusut dan mereka yang terlibat dijatuhi sanksi pemecatan.
Selama unjuk rasa berlangsung sekitar satu jam, Jalan Basuki Rachmad macet karena separoh jalan dipergunakan untuk demonstrasi. Terlihat pula puluhan polisi, babinsa, dan satpam bank, yang biasa mengamankan bank milik Pemda Jatim itu. Petugas memasang barikade agar pengunjuk rasa tidak masuk ke halaman kantor.
Samudera, nasabah yang pagi itu hendak ke kantor Bank Jatim untuk mengambil uang, sempat kesal dengan adanya demonstrasi tersebut. ‘’Untung ada satpam yang membuat barikade dengan membuka jalan agar nasabah tetap bisa masuk ke dalam bank,’’ ungkap Samudera, di tengah unjuk rasa.
Dia berharap agar tuntutan demonstran yang intinya minta kasus skandal mega korupsi Bank Jatim sebesar Rp595 miliar TA 2024-2025 segera diusut dan diselesaikan hingga dibawa ke meja hijau. (02)

