Tabanan, BIG.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali meraih prestasi tingkat nasional dengan menyabet penghargaan sebagai kabupaten dengan penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting terbaik III 2026.
Informasi yang diperoleh dari @prokopimtabanan, Sabtu (6/6/2026) menyebut bahwa penghargaan tersebut diterima Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Hotel Marriott, Yogyakarta, pada Jumat (4/7).
Penilaian meliputi konvergensi program, capaian layanan, efektivitas intervensi hingga tingkat desa, laju penurunan angka stunting dan kemiskinan, serta inovasi daerah yang mampu menghadirkan solusi kreatif, adaptif, dan berdampak langsung kemasyarakat. Apresiasi tersebut diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Prestasi ini menjadi pengakuan atas berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Tabanan dalam menekan angka stunting dan kemiskinan. Salah satu inovasi yang terbukti mampu mendukung percepatan penurunan stunting adalah program unggulan Bupati Ngantor di Desa (Bungandesa) yang diinisiasi oleh Bupati Sanjaya. Program tersebut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, lintas sektor, dengan masyarakat, dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan secara langsung hingga ke tingkat desa dan keluarga sasaran.

TERIMA PENGHARGAAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., saat menerima penghargaan sebagai kabupaten dengan penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting terbaik III 2026 di Hotel Marriott, Yogyakarta, pada Jumat (4/7/2026). Penghargaan diserahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
(BIG.com/ist)
Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi dan terima kasih ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), atas penghargaan yang diberikan kepada Kabupaten Tabanan. Sanjaya juga menyampaikan terima kasih ke seluruh masyarakat Tabanan yang selama ini berperan aktif mendukung berbagai program pembangunan daerah. Menurut Bupati Tabanan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dengan masyarakat dalam mewujudkan visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali;; menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).
‘’Hubungan antara pemerintah dan masyarakat yang sangat koordinatif membuat berbagai program dapat berjalan dengan baik. Dengan kerjasama, saling bahu-membahu, dan kolaborasi yang kuat antara masyarakat dengan pemerintah daerah, berbagai prestasi akhirnya dapat kita wujudkan bersama,” ungkap Sanjaya.
Dia menambahkan penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkab Tabanan untuk terus memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat, percepatan penurunan stunting, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tabanan yang lebih merata.
Untuk Rakor Forkopimda di Yogyakarta ini mengangkat pembahasan mengenai peran pemerintah pusat dalam mewujudkan peningkatan sinergitas guna menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum. Forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat kolaborasi antarpimpinan daerah melalui pertukaran informasi dan gagasan dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta menjaga stabilitas wilayah.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan regional financial discussion oleh Kemendagri bertema “Pengelolaan Keuangan Daerah dan Creative Financing”. Berbagai isu strategis dibahas oleh para narasumber, mulai dari kondisi riil pengelolaan keuangan daerah, tantangan peningkatan pendapatan asli daerah, optimalisasi belanja daerah, hingga penggalian potensi pembiayaan kreatif yang dapat diterapkan pemerintah daerah beserta pemetaan risikonya.
Sedangkan malam apresiasi digelar usai rapat koordinasi (rakor) Forkopimda Jawa dan Bali di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Rakor dihadiri jajaran kementerian di antaranya menteri dalam negeri, menteri koordinator bidang politik dan keamanan, menteri perumahan dan kawasan permukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BOS). Pertemuan juga diikuti para kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Jawa dan Bali sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi pemerintahan daerah. (01/r)



