Rayakan 15 Tahun Perjalanan, Pendopo Hadirkan Jejak Baru Limbah Wastra

Tangsel, BIG.com

Sebagai salah satu merek usaha Kawan Lama Group, Pendopo, rumah bagi lebih dari 300 UMKM, memasuki tahun ke-15 perjalanannya sebagai ekosistem yang mendukung pertumbuhan produk lokal, sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia. Perayaan ini dibalut dengan tema bertajuk ‘’15th Pendopo Anniversary: Jejak Karya Nusantara’’.

Diselenggarakan di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, acara ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Pendopo dalam menghadirkan dan memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara ke masyarakat luas.

Head of Pendopo, Putu Laura, Rabu (24/6/2026), menyampaikan bahwa selama 15 tahun, Pendopo tidak hanya menjadi ruang bagi produk-produk lokal untuk berkembang, tetapi juga menjadi wadah yang menghubungkan karya para perajin Indonesia dengan generasi masa kini. Momen ini sekaligus menegaskan komitmen Pendopo untuk terus memberdayakan UMKM, menghadirkan budaya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia. ‘’Terima kasih kepada seluruh mitra UMKM, perajin, dan pelanggan yang memberikan kepercayaan serta dukungan sepanjang perjalanan Pendopo. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan karya terbaik Nusantara ke masyarakat,” tegasnya.

TALKSHOW Kisah di balik proses kolaborasi kreatif yang melahirkan bebagai koleksi diangkat dalam sesi talkshow bersama Adrie Basuki, Yongki Komaladi, dan Pendopo, pada puncak perayaan 15 tahun Pendopo di Living World Sutera, Tangsel, Banten.

(BIG.com/ist)

Sebagai bagian dari perayaan 15 tahun, Pendopo menghadirkan rangkaian program yang dirancang untuk merayakan budaya, kreativitas, dan kolaborasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan Pendopo selama ini. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Jejak Baru Limbah Wastra yakni suatu inisiatif keberlanjutan yang mengolah sisa kain wastra menjadi karya baru melalui kolaborasi dengan desainer Adrie Basuki dan Yongki Komaladi; Jejak Apresiasi yakni suatu perayaan bagi para mitra, perajin, dan komunitas yang tumbuh bersama Pendopo selama 15 tahun terakhir; serta Jejak Koleksi yakni program apresiasi pelanggan melalui pengumpulan stamp (prangko)yang memberi berbagai keuntungan dan pengalaman menarik.

Jejak Baru Limbah Wastra lahir dari gagasan bahwa potongan kain sisa tidak seharusnya dipandang sebagai akhir dari proses produksi, melainkan sebagai peluang untuk menciptakan karya baru. Dengan tangan kreatif desainer Adrie Basuki dan Yongki Komaladi, sisa kain wastra (pakaian) dari Pendopo diolah kembali menjadi koleksi busana dan sepatu yang mengubah limbah masa lalu menjadi jejak langkah mode masa depan. Kisah di balik proses kolaborasi kreatif yang melahirkan koleksi ini diangkat dalam sesi talkshow bersama Adrie Basuki, Yongki Komaladi, dan Pendopo pada puncak perayaan 15 tahun Pendopo di Living World Sutera.

Sejalan dengan semangat untuk menghadirkan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, Pendopo bersama Yayasan Kawan Lama juga menyelenggarakan inisiatif sosial Pendopo Peduli di Yayasan Sayap Ibu Bintaro. Kegiatan yang dilaksanakan pada 8 Juni 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-15 Pendopo, sekaligus wujud kepedulian terhadap anak-anak disabilitas yang berada dalam binaan yayasan tersebut. Kegiatan ini diharap menjadi jejak kebaikan yang terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk tumbuh bersama serta saling mendukung.

Melalui program Pendopo Peduli, Pendopo dan Yayasan Kawan Lama berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp55 juta yang disalurkan ke Yayasan Sayap Ibu Bintaro. Donasi tersebut berasal dari pelanggan setia dan mitra yang turut menjadi bagian dari perjalanan Pendopo selama ini. Selain penyerahan donasi, Pendopo juga mengajak anak-anak Yayasan Sayap Ibu Bintaro membuat aksesoris dari beads warna-warni yang seru untuk mendorong kreativitas dan rasa percaya diri anak-anak melalui karya yang mereka hasilkan.

KOLEKSI – Koleksi wastra yang ditampilkan dalam acara ‘’15th Pendopo Anniversary: Jejak Karya Nusantara’’.

(BIG.com/ist)

Ketua Umum Yayasan Sayap Ibu Cabang Provinsi Banten, Sutan Adrin, menyampaikan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan Pendopo dalam rangka perayaan hari jadinya yang ke-15 di pada 23 Juni 2026. Menurut dia, komitmen Pendopo yang tidak hanya mendukung pelestarian budaya dan karya lokal, tetapi juga memberi perhatian ke masyarakat, menjadi makna yang sangat berharga bagi yayasan. Bantuan yang diberikan bersama Yayasan Kawan Lama juga akan sangat berarti dalam mendukung kebutuhan serta kegiatan interaktif bersama anak-anak di Yayasan Sayap Ibu. ‘’Kehadiran tim Pendopo yang berinteraksi langsung melalui kegiatan kreatif bersama anak-anak juga memberi pengalaman yang menyenangkan dan menginspirasi mereka untuk terus belajar, berkarya, dan berkembang,”  ungkap Sutan Adrin.

Putu Laura menambahkan Pendopo tidak hanya berupaya menghadirkan dampak bagi para pelaku UMKM dan perajin lokal, tetapi juga bagi masyarakat yang lebih luas. ‘’Lewat Pendopo Peduli bersama Yayasan Kawan Lama, kami ingin merayakan perjalanan ini dengan berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan yang dapat memberi manfaat nyata ke anak-anak di Yayasan Sayap Ibu Bintaro.” tutup Putu Laura. (02/r)

 

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru