Lombok, BIG.com
Kejadian kurang mengenakkan dialami pebalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu. Dia mengalami kecelakaan saat menjalani sesi latihan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Insiden tersebut menjadi sorotan setelah pembalap asal Turki ini mengalami dislokasi pada bahu kanan. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya mengenai kesiapan Toprak menghadapi sesi kualifikasi MotoGP Indonesia.
Mengutip laporan Crash.net, Sabtu (10/10/2026), kecelakaan terjadi di tikungan 13 akibat Toprak kehilangan kendali atas motornya dan mengalami highside.
ALAMI KECELAKAAN – Toprak Razgatlioglu saat mengalami kecelakaan saat menjalani sesi latihan MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
(BIG.com/ist)
Insiden highside terjadi ketika ban belakang motor Toprak kehilangan cengkeraman, kemudian kembali mendapat traksi secara mendadak sehingga motor terdorong dan pebalap terlempar dari jok. Kecelakaan itu membuat kondisi fisik pebalap bernomor 7 tersebut menjadi perhatian, terlebih rangkaian MotoGP Indonesia tengah memasuki tahapan penting menjelang balapan utama.
Setelah mengalami kecelakaan, Toprak kembali ke garasi tim menggunakan skuter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Menurut laporan, bahu kanannya dikembalikan ke posisi semula setelah mengalami dislokasi. Meski demikian, tindakan awal tersebut belum menjamin bahwa dia pulih dan mampu kembali mengendarai motor MotoGP dengan aman.

TOPRAK – Pebalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu yang mengalami kecelakaan saat menjalani sesi latihan MotoGP Indonesia 2026.
(BIG.com/crash.net/ist)
Kondisi Toprak selanjutnya bergantung pada hasil pemeriksaan medis dan evaluasi terhadap kemampuannya mengendalikan motor dalam kondisi fisik yang memadai. Bagi pembalap MotoGP, cedera bahu berpotensi menjadi kendala serius. Mengendalikan motor berkecepatan tinggi membutuhkan kekuatan tubuh, stabilitas, serta kemampuan menahan beban saat pengereman keras dan perubahan arah. Karena itu, keputusan untuk kembali ke lintasan tidak hanya mempertimbangkan rasa sakit, tetapi juga keselamatan pembalap. Insiden tersebut menjadi pukulan bagi Toprak yang sedang berupaya meningkatkan performanya pada musim debut di kelas MotoGP bersama Pramac Yamaha. Sebelum kecelakaan, Toprak disebut mulai merasakan perkembangan dalam adaptasinya terhadap motor MotoGP setelah melewati empat seri sebelumnya. (02)