Atasi Listrik di Nusa Penida, PLN Datangkan Mesin Pembangkit Tambahan

Klungkung, BIG.com

Bupati Klungkung  I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra meninjau Kantor PLN ULP Klungkung, Nusa Penida, di Desa Kutampi Kaler, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (27/10/2026). Kunjungan ini dilakukan di sela-sela kegiatan monitor dan evaluasi (monev) pelaksanaan pembangunan daerah Klungkung.

Tinjauan lapangan tersebut bertujuan memastikan penanganan kendala kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di wilayah Nusa Penida akibat kerusakan pada mesin pembangkit utama beberapa waktu lalu. Guna mengatasi persoalan kekurangan daya pasokan listrik tersebut, PT PLN (Persero) mengambil langkah cepat dengan mendatangkan mesin pembangkit tambahan dari Mandalika, Lombok, NTB.

PEMBANGKIT LISTRIK – Mesin pembangkit listrik tambahan yang ditangkan PT PLN (Persero) dari Mandalika, Lombok, tiba di Nusa Penida, Klungkung, untuk mengatasi kelistrikan setempat. Mesin yang tiba itu terdiri atas empat kontainer genset, mencakup genset MTU kapasitas 800 kW (dua kontainer), dan genset MTU 300 kW (dua kontainer).

(BIG.com/ist)

Mesin yang tiba itu terdiri atas empat kontainer genset, mencakup genset MTU kapasitas 800 kW (dua kontainer), dan genset MTU 300 kW (dua kontainer).

General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Ajrun Karim, mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Klungkung dalam menangani persoalan kelistrikan di Nusa Penida tersebut. Ajrun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat pemadaman bergilir dengan durasi 1 jam hingga 3 jam di beberapa titik. Ajrun menjelaskan beban puncak kelistrikan di Nusa Penida mencapai sekitar 18,5 MW, sedangkan beberapa waktu lalu terjadi defisit daya sebesar 1,5 MW. “Untuk penanganan jangka pendek, kami sudah mendatangkan dan menyiagakan mesin dari Mandalika, Lombok, dengan kapasitas 2 x 800 kW dan 2 x 300 kW. Sedangkan untuk jangka menengah, PLN menghadirkan mesin PLTD tambahan kapasitas 5 MW serta mesin PLTS sebesar 4,5 MW yang diharap beroperasi mulai pertengahan November 2026,” ungkap Ajrun Karim.

Langkah ini disiapkan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Nusa Penida yang mencapai kurang lebih 12,28 persen per tahun. Pihaknya berkomitmen mengupayakan keandalan pasokan listrik terbaik bagi tiga pulau (Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan).

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ke pihak PLN atas penanganan cepat dan serius terhadap persoalan kelistrikan di wilayahnya. “Langkah sigap PLN mendatangkan mesin dari Lombok sangat kami apresiasi. Kami berharap dengan masuknya mesin tambahan ini, tidak ada lagi pemadaman bergilir yang dikeluhkan warga maupun pelaku usaha,” tegasnya.

Satria menambahkan Nusa Penida merupakan kawasan destinasi wisata internasional yang membutuhkan pasokan listrik andal selama 24 jam penuh tanpa henti. Ketersediaan listrik secara kontinyu sangat krusial agar operasional industri pariwisata berjalan optimal dan aman. “Untuk ke depan, kami berharap skenario jangka pendek, menengah, dan panjang, dari PLN dapat menyelesaikan masalah kelistrikan ini secara permanen. Pemkab Klungkung siap terus berkolaborasi dan mendukung penuh langkah PLN, sejalan dengan visi bersama menjadikan Nusa Penida sebagai green island (pulau hijau),” pungkas Satria. (02)

 

 

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru