Gianyar, BIG.com
Memperingati Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana, suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri di Blahbatuh, Gianyar, Selasa (26/5/2026). Kodam IX/Udayana menggelar prosesi penjamasan pataka Praja Raksaka, suatu tradisi spiritual tahunan yang sarat makna sebagai simbol penyucian dan peneguhan komitmen pengabdian prajurit kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Prosesi sakral tersebut dipimpin Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto. Kegiatan diawali dengan ritual mesegeh agung, dilanjutkan pembukaan selubung pataka, persembahyangan bersama yang dipimpin Sulinggih Ida Pedanda Istri Griya Wayahan Buruan. Begitupun renungan suci berlangsung hening dan penuh penghayatan spiritual sebelum selubung pataka kembali ditutup.
Bendesa Adat Kutri, Wayan Wasta, menyampaikan hormat dan apresiasi ke keluarga besar Kodam IX/Udayana yang secara konsisten menjaga tradisi penjamasan pataka di Pura Durga Kutri. Menurutnya, Kodam IX/Udayana selama ini tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberi perhatian nyata ke masyarakat adat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang selama ini diberikan ke masyarakat Desa Adat Kutri. Saya berharap prosesi penjamasan ini membawa kemuliaan bagi Kodam IX/Udayana dalam pengabdiannya ke bangsa dan negara,” ungkapnya.
Sedangkan sambutan Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Kapok Sahli Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda menegaskan bahwa penjamasan pataka Praja Raksaka bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan refleksi spiritual untuk mengobarkan kembali nilai luhur Praja Raksaka yang berarti pelindung dan pengayom rakyat. Momentum ini juga menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh prajurit di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks. “Kami bersihkan simbol satuan kami, bersamaan dengan tekad untuk membersihkan hati dan tindakan kami dari segala hal yang dapat mencederai nama baik institusi. Penjamasan ini menjadi pengingat agar semangat kepemimpinan Raja Udayana yang bijaksana, adil, dan mencintai rakyat, selalu mengalir dalam sanubari prajurit,” tegas Pangdam.

PENJAMASAN PATAKA – Kodam IX/Udayana menggelar prosesi penjamasan pataka Praja Raksaka di Pura Kahyangan Jagat Bukit Dharma Durga Kutri di Blahbatuh, Gianyar, Selasa (26/5/2026).
(BIG.com/ist)
Dia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian ke masyarakat sebagai implementasi nyata nilai-nilai Praja Raksaka. Di tengah perkembangan tantangan tugas yang semakin dinamis, prajurit Kodam IX/Udayana dituntut tetap profesional, humanis, dan selalu hadir untuk rakyat.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. Amrizal Nasution menambahkan bahwa penjamasan pataka memiliki makna mendalam sebagai representasi pembersihan lahir dan batin seluruh prajurit. Tradisi tersebut juga menjadi penguat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, kegiatan diakhiri dengan penyerahan tali asih ke pengelola pura sebagai wujud perhatian, penghormatan, serta komitmen Kodam IX/Udayana untuk mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat dan menjaga nilai-nilai kebersamaan serta pelestarian adat dan budaya Bali.
Mengusung tema “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”, peringatan Hari Bhakti ke-69 Kodam IX/Udayana diharap semakin memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan wilayah Bali dan Nusa Tenggara. (02/r)






