Nganjuk, BIG.com
Suasana di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Jatim, pada Jumat (11/9/2026) malam menyita perhatian publik. Sejumlah orang tampak digiring ke luar dari ruang Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus).
Salah seorang di antaranya adalah mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Purwo Bujono. Purwo terlihat ke luar dari ruang Seksi Pidsus sekitar pukul 16.30 WIB. Dia kemudian dibawa menggunakan mobil yang diduga merupakan kendaraan tim penyidik Kejari Nganjuk.

DIGELANDANG KEJARI – Tersangka kasus korupsi FS Bendungan Margopatut, Nganjuk, Jatim, digelandang Kejari Nganjuk untuk menjalani pemeriksaan.
(BIG.com/ist)
Sejumlah petugas kejaksaan turut mendampingi Purwo. Di lokasi juga tampak beberapa orang lain yang ikut masuk mobil. Beberapa mengenakan batik, serta ada pula yang memakai kemeja putih. Belum diketahui secara pasti identitas maupun kepentingan mereka berada di Kejari Nganjuk.
Purwo Bujono diketahui adalah mantan pejabat Pemkab Nganjuk. Sebelum memasuki masa pensiun, dia terakhir menjabat sebagai Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk. Dia juga pernah menduduki jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk.
Kasi Intelijen Kejari Nganjuk Koko Roby Yahya mengatakan bahwa Purwo Bujono dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis. Namun, Koko belum memberi keterangan lebih jauh mengenai status maupun kepentingan pemeriksaan terhadap mantan pejabat tersebut.
Menurut dia, Kejari Nganjuk akan menyampaikan informasi resmi ke wartawan setelah pemeriksaan medis selesai dilakukan. “Untuk sementara waktu dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Nanti ada press release setelah pemeriksaan medis selesai,” tegas Koko.
Hingga pukul 18.00 WIB, Purwo Bujono dan beberapa orang lainnya belum tampak kembali ke Kantor Kejari Nganjuk. Belum adanya keterangan resmi sehingga membuat sejumlah pertanyaan masih menggantung. Termasuk terkait dugaan adanya perkembangan signifikan dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi feasibility study (FS) atau studi kelayakan proyek Bendungan Margopatut di Kecamatan Sawahan.
Untuk diketahui, perkara dugaan korupsi FS Bendungan Margopatut ini tengah dalam penanganan tim penyidik Kejari Nganjuk. Muncul dugaan bahwa pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat sore tersebut berkaitan dengan perkembangan penyidikan perkara itu. Bahkan, beredar informasi ada perkembangan terhadap status hukum pihak tertentu dalam kasus tersebut. (02)

