Denpasar, BIG.com
Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, yang dibuka Gubernur Bali pada Sabtu (11/7/2026) di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, berlangsung hingga 25 Juli 2026. FSBJ sebagai panggung ekspresi, eksplorasi dan kolaborasi seni lintas batas untuk merespons fenomena dan dinamika perkembangan seni saat ini. FSBJ menjadi ruang temu para sastrawan, dramawan, komposer, koreografer, kreator dan insan-insan kreatif lainnya, untuk menunjukkan karya terbaik, membahas isu-isu terkini, dalam sebuah garapan kreatif, inovatif dan eksperimental, mengadaptasi perkembangan teknologi terkini namun tetap kuat berakar pada nilai-nilai luhur tradisi Bali.

PEMBUKAAN FSBJ – Suasana penutupan PKB ke-48, sekaligus pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII dengan mengusung tema ‘’Kembara Sukma Atma Kerthi’’.
(BIG.com/ist)
Pemprov Bali yang dipimpin Gubernur Wayan Koster bersama Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta memberi perhatian dan ruang apresiasi yang sama bagi kesenian tradisi dan modern. Keduanya mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sama, sebagai upaya pengembangan dan keberlanjutan kehidupan seni budaya di Bali. Atas hal itu, FSBJ siap menghadirkan berbagai aktivitas seni modern yang dikemas dalam delapan materi pokok yakni adilango (pergelaran); utsawa (parade); pawimba (lomba); aguron-guron (lokakarya); timbang rasa (sarasehan); megarupa (pameran); beranda pustaka (bursa buku); pemberian penghargaan Bali Jani Nugraha. (02)

