Gianyar, BIG.com
Sempat menyandang Mr.X, identitas jenazah itu akhirnya berhasil diungkap polisi. Pria yang sebelumnya ditemukan mengambang di aliran Sungai Ayung di Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 10.00 itu, diketahui bernama Supandi. Buruh berusia 32 tahun ini adalah warga Dusun Prejangan II, RT 01 RW 04, Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
Tim Opsnal Polsek Ubud bersama Opsnal Polres Gianyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lanjutan pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 14.00 di proyek vila di Banjar Kedewatan. Penyelidikan tersebut dipimpin Panit I Reskrim Polsek Ubud Aipda Dewa Gede Mega Putra.
Kapolsek Ubud Kompol I Wayan Putra Antara, Minggu (21/6/2026), mengatakan identitas korban berhasil diketahui setelah polisi memeriksa sejumlah saksi yang rekan kerja almarhum di proyek vila.
Identifikasi almarhum dikuatkan dengan penyelidikan terhadap mandor proyek, Choirul Anam (42). Dia melihat korban terakhir bekerja pada Kamis (18/6/2026). Saat itu Supandi datang ke proyek sekitar pukul 09.30 dan beraktivitas hingga pukul 17.00. Saat kerja, Supandi mengenakan baju kaos berwarna hitam dan celana pendek.
Karyawan proyek lainnya, Betaf Halil Akbar (54), mengaku terakhir melihat Supandi pada Kamis sore sekitar pukul 15.00. Saat itu dia berjalan menuju bedeng pekerja yang berada di bawah proyek. Namun setelah jam kerja berakhir, Supandi tidak terlihat kembali di bedeng maupun saat makan malam sekitar pukul 19.00.

EVAKUASI MAYAT – Tim saat mengevakuasi mayat Supandi di aliran Sungai Ayung, Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar, Jumat (19/6/2026).
(BIG.com/dok)
“Dari hasil penyelidikan, polisi juga menemukan informasi bahwa beberapa hari sebelum kejadian, tepatnya Minggu (14/6/2026), Supandi mengajak saksi memancing di Sungai Ayung di sebelah barat proyek,” tergas Kapolsek Ubud.
Walau demikian, polisi belum menyimpulkan keterkaitan pernyataan saksi tersebut dengan peristiwa yang menimpa almarhum. “Berdasarkan keterangan para saksi, selama sekitar satu minggu bekerja di proyek vila tersebut, Supandi tidak pernah terlibat pertengkaran maupun perselisihan dengan pekerja lain,” ungkap Kapolsek Ubud.
Sebelumnya, jenazah Supandi ditemukan di aliran Sungai Ayung di wilayah Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Ubud, pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 10.00. Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab kematian buruh proyek vila tersebut. (02)
