Diduga Terjatuh ke Jurang di Ubud, Jasad Warga Prancis Ditemukan  

Gianyar, BIG.com

Warga Prancis, Garciaz Sébastien Georges Bernard (35), ditemukan tak bernyawa di dasar sungai/jurang di belakang vila di Ubud, Gianyar, Selasa (28/4/2026) malam. Almarhum sempat dinyatakan hilang selama dua hari oleh rekan-rekannya.

Menurut informasi bahwa pada Rabu (29/4/2026) Bernard menghabiskan waktu bersama rekan-rekannya di vila pada Minggu (26/4/2026) malam. Sekitar pukul 23.00, dia pamitan ke teman-temannya untuk pergi ke bar seorang diri. Rekan-rekannya menduga Bernard saat itu berangkat dengan naik transportasi daring, sehingga mereka tak curiga sama sekali. Namun keesokan harinya yakni Senin (27/4/2026), Bernard sama sekali tidak dapat dihubungi lewat HP. Hal tersebut tentu saja menimbulkan kekhawatiran teman-temannya. Mereka sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi penginapan, namun tak membuahkan hasil.

EVAKUASI JENAZAH – Proses evakuasi jenazah pria asal Prancis, Georges Bernard, dari dalam jurang di Ubud, Gianyar, pada Selasa (28/4) malam.

(BIG.com/ist)

Pencarian terus dilakukan pada Selasa (28/4/2026), termasuk dengan bantuan drone, tetapi Bernard belum juga ditemukan. Sekitar pukul 17.00, dua orang turun ke jurang di sebelah barat vila tempat Bernard menginap. Tiba-tiba mereka mencium bau menyengat. Setelah ditelusuri, bau itu berasal dari sesosok jenazah dalam posisi tengkurap, dan tersangkut di antara bebatuan dengan sebagian tubuh berada di air. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pengelola vila untuk diteruskan ke polisi.

Kapolsek Ubud I Wayan Putra Antara mengungkapkan personel dari Polsek Ubud bersama tim gabungan akhirnya tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 19.30. Mereka lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah yang ketahuan atas nama Bernard. Proses evakuasi berjalan cukup alot karena medan yang curam. Sekitar pukul 21.05, jenazah Bernard berhasil dievakuasi ke atas jurang.

Putra Antara menambahkan  berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pria asal Prancis itu diperkirakan meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan. Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, ditemukan tanda-tanda pembusukan yang mengindikasikan Bernard telah meninggal sekitar 72 jam hingga 96 jam sebelum ditemukan. ‘’Dugaan sementara, korban terjatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter,” tegasnya.

Penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan polisi. “Untuk sementara waktu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal,” tambah Kapolsek Ubud.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar, untuk menunggu kabar dari pihak keluarga di Prancis. (02)

 

 

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru