Denpasar, BIG.com
Puncak Dharma Santi Nasional siap digelar pada Jumat (17 April 2026) di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya-Art Center, Denpasar, Bali. Acara ini merupakan penutup rangkaian perayaan hari suci Nyepi Saka 1948, yang rencananya dihadiri 5.000 peserta dari berbagai kalangan, termasuk keikutsertaan anggota TNI/Polri.
Ketua Panitia Dharma Santi Nasional 2026 Marsda TNI (Purn.) I Made Susila Adnyana, Sabtu (11/4/2026), mengungkapkan bahwa segala persiapan mengenai Dharma Santi Nasional yang mengusung tema ‘’Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju’’ ini telah dilakukan dengan matang. Karenanya, dalam puncak acara nanti, umat Hindu khususnya di Bali, diharap hadir masimakrama sesuai tema Vasudhaiva Kutumbakam yang artinya dunia adalah satu keluarga. Istilah ini menekankan persaudaraan universal, toleransi, dan kesatuan seluruh makhluk hidup tanpa memandang suku, agama, ras, maupun bangsa.

BERI KETERANGAN – Ketua Umum Panitia Dharma Santi Nasional 2026 Marsda TNI (Purn.) I Made Susila Adnyana (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya saat memberi keterangan kepada pers.
(BIG.com/dok)
Dalam perspektif kebangsaan, gagasan tersebut sejalan dengan prinsip kebhinekaan dan persatuan nasional, serta menegaskan pentingnya pendekatan inklusif untuk membangun harmoni sosial di tengah keberagaman.
‘’Kami juga mengundang Bapak Presiden Prabowo Subianto dan berharap mudah-mudahan beliau berkenan hadir,’’ tandas Made Susila Adnyana.
Wakil Ketua Umum Panitia I Nyoman Kenak seusai rapat dengan pihak terkait di Denpasar menambahkan bahwa aparat mendukung penuh dan siap mengamankan Dharma Santi Nasional di Bali ini. Semua lini bersatu-padu menyukseskan acara dengan menjalankan tugas masing-masing. (01)


