Pemkab Gianyar Terapkan Seragam Korpri Setiap Kamis

Gianyar, BIG.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar menerapkan penggunaan pakaian seragam batik Korpri bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Kamis. Kebijakan ini merupakan implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Gianyar Nomor 4 Tahun 2026 tentang pakaian dinas ASN di lingkungan Pemkab Gianyar sesuai Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 serta Surat Edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 2 Tahun 2026 mengenai penggunaan pakaian seragam dinas ASN.

Di sisi lain, penerapan kebijakan tersebut berjalan beriringan dengan Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang hari penggunaan busana adat Bali. Dalam implementasinya, ASN tetap mengenakan busana adat madya Bali pada rahina (hari) Purnama, Tilem, serta hari-hari besar keagamaan lainnya. Sedangkan bagi peserta didik pada seluruh satuan pendidikan di Gianyar tetap mengenakan busana adat Bali setiap Kamis, sebagai upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal Bali di lingkungan pendidikan.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Gianyar, I Wayan Mawa, Jumat (26/6/2026), mengatakan penggunaan seragam batik Korpri setiap Kamis merupakan bentuk pelaksanaan regulasi nasional yang wajib diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah. Mawa menegaskan kebijakan tersebut tidak menghapus penerapan penggunaan busana adat Bali.

BATIK KORPRI – ASN Pemkab Gianyar yang tetap mengenakan pakaian batik Korpri setiap Kamis.

(BIG.com/ist)

Dikatakannya pula bahwa Pemkab Gianyar tetap menjalankan Pergub Bali Nomor 79 Tahun 2018, khususnya penggunaan busana adat madya Bali pada Kamis, Purnama, Tilem, serta hari-hari besar keagamaan, sesuai ketentuan yang berlaku. “Dengan demikian, Pemkab  Gianyar tetap tunduk dan melaksanakan kedua regulasi tersebut secara seimbang sebagai wujud kepatuhan terhadap aturan nasional, sekaligus menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal Bali,” ungkap Mawa.

Penerapan kedua kebijakan tersebut dapat berjalan harmonis, sehingga nilai profesionalisme ASN melalui penggunaan seragam Korpri tetap terjaga, sekaligus komitmen dalam melestarikan adat, budaya dan tradisi Bali tetap berlangsung dengan baik. (02/r)

 

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru