Denpasar, BIG.com
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana untuk kembali merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara, sekaligus landasan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengungkapkan hal itu saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Kamis (1/10/2026).
Upacara diikuti prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana se-Garnisun Denpasar. Dalam ikrar yang dibacakan pada upacara tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan, baik dari dalam maupun luar negeri, terjadi terhadap keutuhan NKRI. Berbagai ancaman tersebut salah satunya dimungkinkan kelengahan dan kekurangwaspadaan terhadap upaya-upaya yang bertujuan menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.

HARI KESAKTIAN PANCASILA – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Kamis (1/10/2026).
(BIG.com/ist)
Pangdam IX/Udayana menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial dan rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur Pancasila agar benar-benar diwujudkan dalam sikap, perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari. “Pancasila terbukti tangguh dan mampu bertahan menghadapi berbagai ancaman serta upaya untuk mengganti ideologi negara, termasuk komunisme. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita tanamkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Pangdam.
Menurut dia, Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat kemajemukan bangsa, sekaligus menjadi landasan dalam menjaga persatuan dan mencegah terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana diharap mampu menjadi bagian dari upaya memperkokoh persatuan melalui implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Pangdam juga memerintahkan seluruh komandan satuan agar memberikan penekanan kepada jajaran masing-masing untuk senantiasa menanamkan, sekaligus merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut harus tercermin melalui sikap disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian serta kesetiaan terhadap bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyinggung kepercayaan pemerintah kepada TNI dalam mengawal berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ketahanan pangan, pembangunan jembatan serta berbagai program lainnya yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kepercayaan tersebut, menurutnya, harus dijawab dengan pelaksanaan tugas yang sungguh-sungguh, profesional dan penuh tanggung jawab. ‘’Semangat kebersamaan yang berlandaskan Pancasila harus terus kita pelihara untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan negara,” tegas Pangdam.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila tahun ini semakin bermakna dengan dilaksanakannya acara kenaikan pangkat bagi prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana periode 1 Oktober 2026. Sebanyak 371 prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana se-Garnisun Denpasar menerima kenaikan pangkat, yang terdiri atas tujuh kolonel, 11 letnan kolonel, 21 mayor, 47 perwira pertama, 74 bintara, 142 tamtama dan 69 PNS.
Pangdam menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan hal yang patut disyukuri, namun bukan sekadar hadiah. Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas prestasi sekaligus amanah yang diberikan kepada prajurit dan PNS yang telah memenuhi persyaratan administrasi maupun ketentuan yang berlaku. Karena itu, proses pengajuan kenaikan pangkat harus dilaksanakan secara cermat dan bertanggung jawab. “Kenaikan pangkat ini bukan hadiah, tetapi merupakan bagian dari prestasi dan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, kepada para pimpinan satuan, saya tekankan agar benar-benar melakukan seleksi dan pemeriksaan secara cermat terhadap personel yang diajukan untuk kenaikan pangkat, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam proses administrasinya,” tegas Mayjen TNI Piek Budyakto.
Kepada seluruh prajurit dan PNS yang memperoleh kenaikan pangkat, Pangdam mengucapkan selamat serta berharap kenaikan pangkat tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf.Amrizal Nasution menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. “Pancasila bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, disiplin, tanggung jawab dan pengabdian nyata. Demikian pula kenaikan pangkat bagi prajurit dan PNS hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya. (02)


