Guangzhou, BIG.com
Media massa di Guangzhou, Tiongkok, seperti Yangcheng Evening News kini mendapat tantangan menghadapi generasi digital. Media massa diharuskan hadir secara digital, sekaligus memperluas audiens di media sosial (medsos) Tiongkok dan internasional. Anggota Dewan Pembina Forum Pimred Multimedia Indonesia (FPMI) Dr. Asep Setiawan melaporkan hal itu saat berdialog dengan redaksi koran di masa awal di Tiongkok, dalam siaran pers yang diterima BIG.com di Denpasar, Jumat (7/8/2026).
Deputi Direktur Yangcheng Evening News Hu Quan menjelaskan bahwa pihaknya dengan bendera utama sebagai penerbit surat kabar setempat yang didirikan pada 1 Oktober 1957. Surat kabar pertama Provinsi Guangdong ini, menurut Hu, memiliki akar yang mendalam di kawasan Lingnan berkat pengalaman 66 tahun, dan kaya akan warisan budaya. Dengan demikian surat kabar tersebut dianggap sebagai perintis dalam media massa berbahasa Tiongkok.

KUNJUNGI REDAKSI KORAN – Anggota Dewan Pembina Forum Pimred Multimedia Indonesia (FPMI) Dr. Asep Setiawan (nomor 2 dari kiri) saat mengunjungi redaksi koran Yangcheng Evening News. Surat kabar ini dinyatakan pertama berdiri di Provinsi Guangdong.
(BIG.com/ist)
Sebagai grup media massa yang disebut Yangcheng Evening News Group, mulai tahun 1998 berubah menjadi konglomerat media massa yang meliputi produk media cetak dan digital, majalah, buku, dan media baru. Menurut data, sirkulasi koran Yangcheng Evening News setiap hari sekitar satu juta eksemplar. Bahkan sumber data tahun 2013 mengklaim sirkulasi rata-ratanya mencapai sekitar 1,79 juta eksemplar per hari. Dijelaskan pula bahwa Yangcheng Evening News Group fokus pada kontan berkualitas tinggi melalui dua brand yakni Yangcheng Evening News dan Yangcheng Creative Industrial Park.
Dalam booklet yang diedarkan tampak bahwa grup media massa ini mengelola Lingnan on the Cloud yang mengelola situs web tingkat provinsi untuk komunikasi internasional serta kegiatan kreatif secara langsung. Alamat situsnya yakni ysln.ycwb.com serta aplikasi berita Yangcheng Pai untuk mengelola Yangcheng Evening News. Data yang dipublikasikannya menunjukkan kerjasama lebih dari 100 media asing dengan audiens mencapai 190 juta orang, akun medsos di luar negeri dengan 1,72 pengikut. (02)
