Buleleng, BIG.com
Komitmen TNI Angkatan Darat (AD) mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi memimpin groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (30/3/2026).
Pembangunan ini merupakan bagian dari program strategis TNI AD tahap III dan IV yang mencakup 376 titik jembatan di seluruh Indonesia. Khusus di wilayah Kodam IX/Udayana, direncanakan pembangunan 24 titik jembatan gantung yang tersebar di tiga provinsi.

PELETAKAN BATU PERTAMA – Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi saat memimpin groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (30/3/2026).
(BIG.com/ist)
Dalam sambutan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, yang dibacakan Kadis Perkimta Ni Nyoman Surattini, S.T., menegaskan bahwa jembatan gantung ini merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Lokapaksa dengan Desa Ringdikit, serta menjadi jalur utama menuju sarana pendidikan di SD 5 Ringdikit. ”Pembangunan jembatan ini sebenarnya diusulkan sejak tahun 2019, namun terkendala pandemi covid-19. Usulan tersebut diajukan kembali tahun 2023, dan tahun 2025, atas arahan Presiden, dilakukan inventarisasi jembatan pejalan kaki untuk segera direalisasikan,” ungkapnya.
Bupati Buleleng juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ke Presiden RI atas terealisasinya pembangunan jembatan ini. Pengerjaannya dilaksanakan secara kolaboratif oleh TNI AD melalui Kodim 1609/Buleleng demi menjamin aksesibilitas warga. ”Kami berharap pembangunan jembatan ini berjalan lancar hingga tuntas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya bagi para siswa yang bersekolah di SD 5 Ringdikit,” pungkas Sutjidra.
Sedangkan Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf.Widi Rahman menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurutnya, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki dampak strategis dalam mendukung akses pendidikan, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.
Program ini juga merupakan bentuk dukungan berkelanjutan terhadap Asta Cita ke-3 Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pemerataan infrastruktur demi kesejahteraan rakyat. Adapun sebaran 24 titik jembatan di wilayah Kodam IX/Udayana meliputi: 1. Wilayah Korem 161/Wira Sakti (NTT) sebanyak 12 titik. 2. Wilayah Korem 162/Wira Bhakti (NTB) sebanyak sembilan titik. 3. Wilayah Korem 163/Wira Satya (Bali) ada tiga titik
Acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan 25 paket sembako ke perwakilan masyarakat setempat. Selain itu, Kasdam IX/Udayana berdialog interaktif melalui konferensi video (virtual conference) dengan satuan jajaran Kodam IX/Udayana yang melaksanakan groundbreaking secara serentak di wilayah masing-masing. (01)



