Bukan Sekadar Tumbuhan Liar, Bunga Teleng Banyak Khasiatnya

Denpasar, BIG.com

Di zaman modern seperti sekarang memang tidak gampang untuk menemui bunga teleng (clitoria ternatea), karena semak-semak berubah jadi ‘’hutan beton’’. Walau demikian, ternyata masih ada sisa-sisa tanamannya di pekarangan rumah maupun di luar tembok warga. Bisa juga kita jumpai di kebun-kebun yang sengaja ditanam warga untuk obat herbal.

Teleng adalah tanaman merambat yang terkadang digunakan untuk tanaman hias. Bunga teleng ini dipercaya punya khasiat untuk kesehatan sebagai pengobatan tradisional: antioksidan, antibakteri, serta mengatasi gangguan pencernaan.

Warna bunga teleng memang menarik mata. Selain ada warga ungu, juga ada warna lain seperti putih, biru dan kemerah-merahan.

BUNGA TELENG – Bunga teleng yang tumbuh di pekarangan rumah warga. Bunga eksotik ini kerap dimanfaatkan untuk obat herbal.

(BIG.com/dok)

Bunga teleng juga sebagai antioksidan, khususnya antosianin, yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mata, di samping menjaga kesehatan kulit dan rambut, serta menurunkan kolesterol dan gula darah. Bunga telang pun dikenal berkhasiat untuk mengurangi stres, meningkatkan fungsi otak, dan membantu meredakan peradangan. Yang penting juga, bunga teleng mempunyai senyawa yang dapat membantu mengatur penyerapan gula darah, sehingga baik untuk mencegah atau membantu penderita diabetes. Masih ada lagi khasiatnya yakni mengatasi rambut rontok, mengobati diare, hingga menurunkan berat badan. Tak hanya itu, tanaman teleng pun bisa dimanfaatkan untuk pewarna alami makanan dan minuman, kosmetik, skincare, sabun, sampo, insektisida, bahkan pakan ternak.

Senyawa aktif pada bunga teleng yang disebut proanthocyanidin dapat membantu mengatur penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol sehingga terhindar dari diabetes (penyakit kencing manis). Antioksidan pada tanaman ini juga mampu mencegah resistensi insulin yang dapat memicu diabetes. Sedangkan senyawa flavonoid-nya bersifat antioksidan, antiradang, dan antikanker. Kandungan tersebut diketahui bisa menangkal efek radikal bebas di dalam tubuh, sekaligus mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Untuk mengonsumsi bunga teleng juga sangat mudah, karena bisa dijadikan teh herbal. Cukup petik bunganya (sekitar 10 kuntum hingga 15 kuntum), lalu diseduh (atau direbus) dengan 200 ml air panas selama 5 menit hingga 10 menit hingga air berwarna biru. Untuk variasi, bisa ditambahkan madu, lemon, atau jahe. Air seduhan bunga teleng ini bisa diminum 1-2 kali sehari.

Kendati punya berbagai manfaat dan khasiat, masih diperlukan penelitian guna memastikan efektivitas dan keamanan bunga teleng bagi manusia. Sebaiknya konsultas terlebih dahulu dengan dokter jika ingin menggunakan bunga teleng sebagai obat herbal. Penggunaannya pun bukan menggantikan obat-obatan dari dokter. (berbagai sumber/01)

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru