Pangdam IX/Udayana Dukung Program Strategis Nasional Pembangunan PSEL

Denpasar, BIG.com

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menghadiri peresmian pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di kawasan proyek PSEL di Jalan Pelabuhan Benoa, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026). Kegiatan bertema “Menuju Indonesia Bersih dan Asri” ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transisi menuju energi hijau di Indonesia.

Peresmian tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan R. Roeslani, serta diikuti sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BUMN, dan mitra strategis.

Turut hadir Gubernur Bali I Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Danrem 163/Wira Satya, Kabinda Bali, Kepala BNN Provinsi Bali, Danlanal Denpasar, Danlanud I Gusti Ngurah Rai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, perwakilan PT Werming, PT PLN (Persero), serta para bupati se-Bali.

HADIRI PERESMIAN PSEL – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menghadiri peresmian pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026).

(BIG.com/ist)

Rangkaian acara diawali dengan upacara adat Bali berupa Ngeruak, Mapekelem, dan Mendem Dasar sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebelum dimulainya pembangunan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan maket proyek PSEL, penyampaian informasi proyek, persembahan tari sekar jagat, serta penayangan video profil PSEL Denpasar Raya.

Dalam laporannya, CEO PT Danantara Investment Management menjelaskan bahwa proses pengembangan proyek PSEL Denpasar Raya dilaksanakan secara profesional dan transparan melalui tahapan evaluasi, negosiasi, hingga penandatanganan, kerjasama yang mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle). Dia juga menyampaikan bahwa proyek ini telah memperoleh dukungan penuh melalui penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali pada 21 April 2026 serta penetapan sebagai Proyek Strategis Nasional pada 22 Mei 2026.

Sedangkan Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penyelesaian persoalan sampah di Bali. Menurutnya, pembangunan PSEL merupakan langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan dan memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata dunia yang bersih dan berkelanjutan.

Sedangkan Menteri Lingkungan Hidup berharap keberhasilan pembangunan PSEL Denpasar Raya dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis energi merupakan solusi jangka panjang yang tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung kesehatan masyarakat, ketahanan energi, dan pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya ditayangkan video “Transformasi Pengelolaan Sampah Indonesia”, dilanjutkan dengan penandatanganan sponsorship agreement antara PT PLN (Persero) dengan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP), penandatanganan perjanjian kerja sama, serta arahan Menteri Investasi dan Hilirisasi bersama CEO BPI Danantara.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi peresmian pembangunan PSEL Denpasar Raya oleh para pejabat yang hadir sebagai simbol dimulainya pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Bali.

Kehadiran Pangdam IX/Udayana pada kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program strategis nasional dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kodam IX/Udayana siap terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (02)

Berita Lainnya

Kumpulan berita lainnya terbaru